walangsari.id -Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan bahwa kinerja ekspor mobil buatan dalam negeri berhasil mengalami lonjakkan signifikan selama periode 2025.
data yang diterima redaksi Kompas.com, tercatat ekspor mobil secara utuh (completely built-up/CBU) tumbuh 10 persen secara bulanan dari 33.423 unit menjadi 36.789 unit. Capaian itu juga lebih besar dari satu tahun sebelumnya yang hanya mencetak 34.871 unit.
Hal ini seiring dengan tumbuhnya aktivitas manufaktur dan pengkapalan yang dipimpin oleh Toyota (11.827 unit), diikuti Mitsubishi Motors (9.272 unit), Daihatsu (6.888 unit), Hyundai (4.311 unit), dan Suzuki (1.867 unit). Rata-rata, pertumbuhannya 5 persen.
Kenaikan performa lebih tinggi terjadi pada ekspor mobil secara terurai alias completely knocked down (CKD), yang mencatatkan 4.398 set unit alias naik 45,9 persen month-to-month (mtm). Tetapi melihat secara tahunan, aktivitasnya masih melambat 6,6 persen.
Adapun untuk ekspor komponen, juga mengalami kenaikan 46,6 persen dari 7.319.325 pis menjadi 10.730.833 pis. Menunjukkan potensi pertumbuhan industri otomotif di dalam negeri yang sangat besar.