walangsari.id -Ganda putra Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin, optimistis tim Merah Putih punya peluang untuk juara Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2025.
Indonesia mengukir sejarah karena untuk pertama kalinya lolos ke final sejak Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2025 mulai digelar pada 2017.
Tim Merah Putih melaju ke final setelah menang 3-1 atas Thailand di Qingdao Conson Sports Centre, China.
Tiga poin Indonesia diraih berkat kemenangan Alwi Farhan, Putri Kusuma Wardani, dan Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin.
Indonesia akan memperebutkan medali emas dan titel juara dengan tuan rumah China. Secara prestasi, China lebih gemilang di turnamen ini.
China sudah kali meraih medali emas dan berstatus juara bertahan. Mereka pertama kali menjadi kampiun pada 2019.
Mereka pun berhasil mempertahankan gelarnya pada 2023. Sementara, pencapaian terbaik Indonesia adalah meraih perunggu pada 2019.
Meski begitu, Fikri meyakini Indonesia punya peluang menjadi juara asalkan bermain tanpa rasa takut dan daya juang maksimal.
“Peluang pasti ada, tinggal bagaimana kami fokus lagi dari awal dan berjuang. Semangat tidak mau kalahnya ditunjukkan,” ucap Fikri.
Fikri/Daniel memastikan kemenangan Indonesia usai mengalahkan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dengan skor 21-13, 21-16.
Daniel pun mengungkapkan kunci kemenangannya meski nyaris terkejar pada gim kedua.
“Kami bermain fokus dan tidak mau berpikir terlalu banyak. Kami tahu pasangan Thailand punya kemampuan yang bagus dan beberapa kali mengalahkan pemain Indonesia,” katanya.
“Saat poin-poin itu, kami ingat ketika lawan Malaysia. Sudah unggul tapi terkejar. Kami tidak mau terulang, jadi mencoba fokus untuk tetap tenang, tidak buru-buru, dan memperbaiki di pertandingan kali ini,” ujarnya.