Pasar modal Indonesia kerap mengalami tekanan akibat berbagai faktor, mulai dari gejolak global, ketidakpastian ekonomi, hingga sentimen negatif investor. Namun, bagi investor cerdas, kondisi ini justru menjadi momen tepat untuk mencari peluang cuan.
Lantas, bagaimana cara memanfaatkan momen pasar tertekan agar tetap profit? Simak analisis dan strateginya berikut ini!
Mengapa Pasar Modal Bisa Tertekan?
Sebelum mencari peluang, penting untuk memahami penyebab tekanan di pasar modal. Beberapa faktor yang umum mempengaruhi:
- Kondisi Ekonomi Global – Resesi, kenaikan suku bunga The Fed, atau konflik geopolitik.
- Kinerja Emiten yang Menurun – Laporan keuangan buruk atau penurunan laba perusahaan.
- Sentimen Negatif Investor – Ketakutan akan risiko pasar atau isu politik dalam negeri.
- Aliran Modal Asing Keluar (Capital Outflow) – Investor asing menarik dana dari pasar emerging market seperti Indonesia.
Saat terjadi tekanan, banyak saham bagus terjual murah (oversold), dan inilah kesempatan emas untuk berburu saham undervalued.
Strategi Investasi Saat Pasar Tertekan
1. Beli Saham Berkualitas dengan Harga Diskonto
Saham blue-chip atau emiten fundamental kuat sering terpukul saat pasar turun. Padahal, kinerjanya tetap solid dalam jangka panjang. Contoh: Saham bank besar, konsumer, atau infrastruktur yang memiliki bisnis stabil.
2. Manfaatkan Strategi Averaging Down
Jika sudah memegang saham bagus yang turun, beli lebih banyak di harga lebih rendah untuk menekan rata-rata harga beli.
3. Fokus pada Dividen Stocks
Saham yang konsisten bagi dividen (seperti telekomunikasi atau perbankan) bisa menjadi pilihan aman untuk passive income.
Beberapa sektor yang biasanya tahan banting dan bisa rebound kuat:
- Perbankan (BBCA, BBRI, BBNI) – Fondasi ekonomi tetap kuat.
- Konsumsi (UNVR, ICBP, MYOR) – Kebutuhan primer selalu ada.
- Infrastruktur (WIKA, ADHI, PTPP) – Proyek pemerintah terus berjalan.
- Teknologi (EMTK, GOTO) – Potensi rebound tinggi jika sudah oversold.
Jangan Takut, Tapi Tetap Waspada
Tekanan pasar bukan akhir dari segalanya, melainkan fase alami dalam siklus investasi. Dengan analisis fundamental dan strategi yang tepat, investor justru bisa mendapatkan keuntungan besar saat pasar sedang tertekan.
Siap memanfaatkan momen ini? Yuk, mulai analisis dan eksekusi strategi investasi terbaikmu! 🚀📈